
1. Hendaknya untuk pertamuan
ini ia mengundang orang-orang yang
bertaqwa, bujan orang-orang fasik dan suka berbuat maksiat. Rosululloh bersabda ,”Jangan kamu
bersahabat kecuali denagn orang yang beriman. Dan janganlah memakan makananmu
kecuali orang yang bertaqwa“. ( HR.abu dawud , ahmad,attirmidzi, Ibnu Hiban ,
Alhakim denagn sanad yang shohih).
2. Janganlah ia mengundang orang-orang
kaya secara khusus dengan mengabaikan orang-orang miskin. Rosuluhlloh bersabda“
Seburuk-buruk makana adalah makanan( jamuan ) pesta pernikahan, yamng diundang
hanya orang-orang kaya dengan mengabaikan orang-orang fakir“( HR. Albukhori dan
Muslim).



